SETU BABAKAN – Nikmati Replika Budaya Asli Betawi Di sini!

Gerbang Masuk

Gerbang Masuk

Ingin mencari sesuatu yang berbeda di Jakarta? Bosan dengan mall? Mau jalan-jalan keluar kota tapi sedang ingin hemat? Coba deh, pergi ke Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan.

Setu Babakan, sebuah tempat rekreasi rakyat yang berada di tengah perkampungan betawi. Setu berarti danau buatan. Air yang mengalir berasal dari Sungai Ciliwung. Di Jakarta dan sekitarnya terdapat beberapa setu. Setu Babakan adalah salah satu yang terkenal.

Lokasi Setu Babakan berada di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Buat kamu yang ingin kesana menggunakan angkutan umum dapat menggunakan angkutan umum dari arah kampung rambutan, pasar rebo atau pasar minggu yang menuju stasiun Tanjung Barat. Dari situ naik kopaja 616, turun tepat di depan gerbang Perkampungan Betawi Setu Babakan.

Buat yang menggunakan kendaraan pribadi, bila datang dari arah Tanjung Barat maka harus mengambil jalan putar di depan IISIP (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik). Setelah itu masuk ke dalam jalan Joe di sebelah kiri jalan. Ikuti rambu jalan, Gapura sebagai Gerbang Perkampungan akan terlihat di sebelah kiri.

Memasuki “Pintu Masuk I Bang Pitung” bukan berarti kamu akan langsung menemukan Setu Babakan. Kamu perlu jalan lurus lagi sedikit, ada gang ke kanan, nggak lama kamu akan menemukan gerbang kecil untuk masuk menuju Setu (jangan malu bertanya ya). Nggak perlu beli tiket masuk loh!

Deretan rumah tradisional betawi modern akan menjadi pemandangan utama. Kamu bisa duduk-duduk di teras rumah. Pada waktu-waktu tertentu akan ada salah satu dari pengelola komplek perkampungan ini yang akan bercerita mengenai Betawi dan Setu Babakan.

Rumah Tradisional Betawi

Rumah Tradisional Betawi

Salah satu sudut

Salah satu sudut

Panggung & Lapangan

Panggung & Lapangan

Di bagian depan rumah-rumah tersebut terdapat lapangan, disertai bangku panjang ala bangku taman dan juga panggung terbuka. Panggung yang dihiasi dua ondel-ondel besar, laki-laki dan perempuan (Saya sendiri nggak begitu suka dengan ondel-ondel karena terlihat seram di mata saya). Di akhir pekan kamu bisa melihat pertunjukkan asli betawi, seperti Lenong, seni tari, seni musik atau seni bela diri. Dengar-dengar, katanya beberapa artis terkenal Betawi kadang ikut memeriahkan pertunjukkan.

Jajanan Di tepi Setu Babakan

Jajanan Di tepi Setu Babakan

Jalan menurun ke bawah, Setu Babakan pun terlihat. Di sekitar Setu terdapat banyak penjual makanan, tak terkecuali makanan khas betawi ‘Kerak Telor’. Bagi yang penasaran dengan Bir Pletok juga dapat menikmati minuman yang sama sekali tidak mengandung alkohol itu. Bir Pletok dengan bahan dasar jahe, serai dan daun pandan dikemas dalam botol beling, lalu roti buaya ukuran kecil dapat jadi pilihan oleh-oleh dari Setu Babakan.

Untuk seporsi kerak telor bebek harganya 10.000 rupiah, sedangkan telor ayam cukup 8.000 rupiah. Buat kamu yang rindu jajanan kala SD, kamu dapat menjumpai Cakwe seharga 2.000 rupiah perposi. Makanan lain yang bisa kamu coba adalah kue rangi, kue ape, ketoprak, burger kampung, soto ayam, batagor, lontong sayur, laksa dan lain-lain. Semua makanan itu dapat kamu nikmati dipinggir Setu.

Cakwe

Cakwe

Penjual Kerak Telor

Penjual Kerak Telor

Tapi sayang, banyak meja dan bangku yang tidak dirawat dengan baik alias agak kotor. Lebih miris lagi ketika saya melihat dengan mata kepala sendiri ada bagian pinggir Setu yang diisi oleh timbunan sampah. Ah… sungguh sayang. Kamu harus pandai-pandai mencari tempat yang bersih sekaligus tetap bisa melihat pemandangan Setu. Tampaknya pemerintah harus lebih memperhatikan masalah kebersihan di tempat wisata ini. Kalau lebih bersih dan terawat, nggak menutup kemungkinan wisatawan mancanegara berbondong datang kesini.

Kotor

Kotor

Nggak hanya makanan. Bila kamu salah satu fans seniman Betawi terkenal, H. Benyamin Sueb, kamu bisa menemukan kios kecil menjual VCD, DVD, CD dan kaos semuanya tentang Bang Ben.

Penduduk sekitar sering menggunakan Setu seluas kurang lebih 32 hektar tersebut untuk kegiatan memancing. Pengunjung juga bisa ikut memancing. Tapi bawa peralatan pancing sendiri yah, karena sepanjang mata memandang saya nggak menemukan ada tempat penyewaan untuk memancing. Ada juga loh pasangan yang berdua-duaan, bak Romeo dan Juliet memadu kasih di tepi danau. Hehehehe. Tapi tenang saja, mereka nggak dapat mengalahkan pemandangan yang dapat kamu nikmati dari tengah danau dengan menggunakan sepeda air.

Memancing

Memancing

Sepeda air?? Iya, bebek-bebekan yang diayuh dua orang. Cukup mengeluarkan uang 5.000 rupiah untuk tiket persatu orang, persekali putaran. Namun kalau sedang tidak begitu ramai, kamu akan diijinkan menaiki sepeda air di Setu lebih dari sekali putaran.

Bebek Sepeda Air

Bebek Sepeda Air

Loket Sepeda Air

Loket Sepeda Air

Sepeda Air 2

Sepeda Air 2

Seakan bukan di Jakarta. Dari tengah Setu pemandangan hijau tersaji. Memandang jauh ke depan seolah yang terlihat pepohonan hijau yang menghiasi sekeliling Setu. Eh, ingat ya, jangan buang sampah sembarangan untuk membantu menjaga keindahan dan kebersihan kawasan Setu.

Pemandangan Tengah Setu

Pemandangan Tengah Setu

Pemandangan Tengah Setu 2

Pemandangan Tengah Setu 2

Jangan harap kamu bisa berkunjung diwaktu malam. Setu Babakan dibuka untuk umum sampai pukul 18.00 WIB saja. Hal ini dilakukan pengelola sebagai tindakan mencegah kegiatan asusila. Bagi umat muslim bisa menunaikan sholat di mushola di tengah taman kecil yang asri berlokasi di belakang salah satu rumah tradisional betawi modern.

Taman Kecil Menuju Mushola

Taman Kecil Menuju Mushola

Ada yang bilang, kita bisa memetik buah-buahan dari halaman rumah penduduk sekitar Setu. Tentu dengan seijin empunya. Tapi ketika saya berkunjung belum lama ini tidak terlihat kegiatan itu. Mungkin saya kurang beruntung kali ini. Tidak apa-apa. Lain kali saya akan datang lagi. Mungkin bersama kamu? Nggak akan menyesal deh datang kesini. Menikmati keindahan danau buatan sekaligus mengenal lebih dalam budaya Jakarta tercinta.

*Versi cetak dapat disimak di Majalah Cita Cinta No. 15 – Juli 2010*

5 thoughts on “SETU BABAKAN – Nikmati Replika Budaya Asli Betawi Di sini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s