Berdamailah Dengan Hidup Kita

Lingkaran ini nggak membuat saya merasa aman sehingga hanya membuat saya cuma berdiam di dalam lingkaran itu. Suatu hari bisa saja keinginan hati membuat saya keluar dari lingkaran tersebut, atau mungkin lingkaran itu yang mementalkan saya keluar. Sejenak itu membuat saya khawatir, berpikir bagaimana jika begini, bagaimana jika begitu… MySpace Namun kemudian keinginan atau niat untuk berbuat yang terbaik, yang paling maksimal yang saya bisa membuat ketakutan itu hilang sedikit demi sedikit. Dengan berpikir dan berbuat seperti itu (yg terbaik itu tadi loh..) saya merasa nggak akan ada penyesalan (aminnn..) MySpace Kalaupun memang nantinya sesuatu terjadi tidak seperti yang saya inginkan, mudah-mudahan saya bisa mengambil itu sebagai jalan lain dari Tuhan *sedapppp!* MySpace

Beberapa hari lalu seorang penyiar radio paporit saya mengingatkan untuk dapat BERDAMAI DENGAN HIDUP. Kata-kata yang juga pernah diucapkan oleh Reza Gunawan. Berdamailah dengan hidup. Saat sedih rasakanlah sedih MySpace, marah rasakanlah marah MySpace, Mau nangis ya menangislah MySpace, malah kalau bisa nikmatilah. Susah ya??? Iyalah hehehehe Namanya juga pembelajaran diri. Maksudnya di sini kalau menurut saya, jangan pernah lari dari sesuatu yang terjadi pada kamu. Hadapilah dan rasakanlah, serta berusaha nikmatilah MySpace

Terus, saya ingat Lela, salah seorang sahabat mengatakan, “Tuhan itu Maha Pemalu Ti… Dia malu kalau ada hambaNya yang meminta, menadahkan tangannya kemudian tangan itu kembali dalam keadaan kosong… Pasti kita dikasih kok Ti… Meski mungkin kadang nggak begitu sama kayak yang kita minta…” Yang penting kita yakin pasti Tuhan nggak akan membiarkan kita menarik tangan yang sudah ditadahkan kepadanya dalam keadaan kosong MySpace

2 thoughts on “Berdamailah Dengan Hidup Kita

  1. Esti:)…baca blog lo kadang membuat gw sadar sendiri akan apa yang pernah gw ucapin which i often forget, maklum manusia berbicara dengan mudah namun sulit sekali melaksanakan…I Thank you..

  2. iyaa…susah ternyata….

    “… Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.” -“Peluk”,Rectoverso by Dee”

    “Tiada yang tersembunyi
    Tak perlu mengingkari
    Rasa sakitmu
    Rasa sakitku

    Tiada lagi alasan
    Inilah kejujuran
    Pedih adanya
    Namun ini jawabnya

    Reff:
    Lepaskanku segenap jiwamu
    Tanpa harus ku berdusta
    …”

    Peluk by Dee feat Aqi (alexa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s