Suatu Pagi

Aku sampai menangis.

Karena rindu air mata menetes meski tipis.

Rasa yang asing.

Perasaan berputar-putar seperti gasing.

Ketika bertemu terhalang.

Semangat seperti hilang.

Gamang.

Tak tenang.

Bisa beritahu aku kenapa?

Kenapa bisa ada rasa seperti ini?

Rasa seperti ini pada suatu pagi..

3 thoughts on “Suatu Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s