Kamu Di Depan Mataku, Tapi Bukan Lagi Di Depan Hatiku

Gw cukup melihat loe dari jauh.
Dan loe pun ternyata saat ini nggak bisa menggerakkan gw untuk mendatangi loe.
Masih sama sih.
Keren.
Dari dulu kan loe emang keren.
Nggak cewek nggak cowok juga mengakui itu.

Kenapa gw nggak bergerak ke arah loe?
Atau memanggil loe saja, loe pasti akan mendengarnya.
Nggak.
Bukan soal takut. Apa yang harus gw takutkan?!
Mungkin kali ini bagian gw hanya untuk melihat loe. Cukup.
Lain waktu. Mungkin. Akan tiba waktu untuk kita bertatap muka meski mungkin tidak sengaja.

Gw cukup melihat loe dari jauh.
Ketika loe berdiri nggak jauh di depan mata gw.
Dan gw tidak berbuat apa-apa.
Karena loe sendiri yang memilih untuk tidak lagi berdiri di depan hati gw.

2 thoughts on “Kamu Di Depan Mataku, Tapi Bukan Lagi Di Depan Hatiku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s