Berat Bawaan VS Berat Badan!

”Mba e bawa apa aja sih?!? Berat banget tahu nggak?!!”

Kalimat seperti itu nggak sekali dua kali diucapkan adek. Dia suka kaget ketika iseng atau nggak sengaja membawa tasku.

Biasanya aku jawab begini:

“Nggak bawa apa-apa kok akuu!!”

Karena memang aku merasa nggak membawa sesuatu yang berlebihan. Tapi, dua hari belakangan kok sepertinya tasku memang terasa berat sekali ya.. Sampai-sampai sakit di leher dan pundak. Hmm.. So i decided to look into my bag and find out what is the hell inside it.

So let’s check it out folks!

Make Up (Bedak, Pelembab, Alas Bedak, Lipstik, Blash on, Eye Liner, Pelembab Bibir, Pinsil alis, Maskara)

Dompet & Card Case


Cologne & Sabun cuci tangan

Ear phone, Pulpen


Sisir, Kunci rumah, Obat2an, ID Card, Tasbih, Potongan kuku


Handphone (yang satu lagi saya pakai buat ambil foto ini)


2 Buku (kadang saya iseng. Suka bawa 1 atau 2 buku)


3 buah charger

Dan kadang-kadang saya juga bawa ini


Netbook di dalam Netbook Bag


Belakangan ini tas yang suka saya pakai adalah tas-tas ini


Tas Kerja wanita saya


Backpack saya

Just fyi gurls, baik saya bawa tas yang backpack atau tas kerja biasa beban beratnya seperti hampir sama. Oh ya. Sebagai tambahan saya juga suka bawa tupperware untuk minum, Tissue ukuran travelling pack, umm.. sudah sepertinya.

Saya suka pakai tas tambahan. Niatnya sih supaya tas utama terkurangi bebannya. Yang saya maksud tas tambahan adalah yang seperti ini:

Tas kain made in pasar sukowati


Atau


Tas kain made in Makasar

Tas kain made in Makasar


See gurls?? Saya sih masih merasa saya bawa barang-barang yang sewajarnya saja. Hehehe. Tapi mungkin saya mesti coba buat sedikit mengurangi.

Saran adek: “Coba tuh charger nggak usah dibawa semua! Bawa yang buat nokia aja misalnya.”

Saya: Ummm.. (Masih mikir-mikir nggak rela kalau mesti ninggalin charger).

Atau mungkin ini pengaruh badan saya yang mungil?? Hehehe. Tinggi saya 166cm, berat badan saya 44kg. Katanya orang-orang sih saya termasuk kurus. Mungkin perbandingan berat badan saya nggak sepadan dengan berat isi tas saya kali yah. Nyatanya beban-beban yang saya bawa itu sudah menyebabkan rasa sakit pada badan saya, jadi kayaknya mau nggak mau memang harus ada yang ditinggalin deh. Well, i’ll think about it very seriously😉

Anyway, manusia itu juga kadang suka merasa cepat lelah dan sakit. Bukan hanya fisik, namun juga mental atau pikiran. Kalau sudah begitu, coba kita cek diri kita sendiri. Apakah kita sedang membawa “beban” yang terlalu banyak dan terlalu berat? Kalau memang iya, berusahalah untuk mengurangi “beban” itu sedikit demi sedikit. Caranya? Cari pemecahan dari yang menjadi beban pikiran. Kedua, jangan membawa semua beban pada waktu yang bersamaan😀 Karena nggak semuanya harus dipikirkan apalagi menjadi/dijadikan beban pada waktu yang bersamaan😉

Ok gurls, i have to back to work. The warp time is over for this session😀 See ya!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s