Tak Usah Disamakan, Biarkan Beragam

Keragaman bukan hanya tentang agama, tentang pandangan politik, tentang darimana kita berasal. Dengan atau tanpa kita sadari keragaman karakter menjadi hal yang begitu dekat dalam keseharian kita.

Berbagai macam orang dengan berbagai macam karakter hadir di sekeliling kita setiap harinya. Bahkan kita sendiri sebagai seorang individu memiliki lebih dari satu karakter. Karakter negatif dan positif berbaur jadi satu membentuk pribadi yang harus terus belajar memaknai hidup.

Karakter. Seorang sahabat pernah berkata, “Knowledge and Experiences are power, but character is more!”. Pengetahuan dan pengalaman memang sebuah kekuatan bagi seseorang. Namun tanpa karakter yang kuat, dua hal tersebut bukan apa-apa. Karakter membuat kita belajar, karakter membuat kita lebih mengerti keragaman bukan hanya berasal dari latar belakang tapi juga dari pribadi diri. Keragaman karakter membuat kita, manusia dapat saling bersinggungan keras. Membuat seseorang mengernyitkan dahi sambil bertanya dalam hati “mengapa orang ini begini?” , “Mengapa orang itu begitu?”, “Mengapa mereka seolah susah memahamiku?”

Keragaman tidak hadir hanya untuk dipandang sebagai perbedaan. Keragaman perlu dikomunikasikan agar dapat tercipta keterikatan, saling pengertian, serta keselarasan. Oh ya, karena keragaman juga membuat hidup menjadi terseimbangkan. Bagaimana bisa mengerti apa itu ‘Positif’ kalau tidak pernah tahu apa itu ‘negatif’? Individu yang pendiam memerlukan individu yang suka bicara untuk meramaikan dunianya. Seseorang yang pemalu akan terpacu adrenalinnya ketika memiliki teman dengan spotanitas tinggi. Karakter yang meledak-ledak dapat terhaluskan oleh karakter kalem. Lalu, si kalem akhirnya dapat dibuat tertawa terbahak-bahak oleh si ekspresif. Belajar meragamkan perlakuan/apa yang kita lakukan kepada individu satu dan individu lainnya.

 

 

Apakah kamu masih suka membayangkan bagaimana enaknya jika hidup hanya mempertemukan kita dengan orang-orang yang memiliki kesamaan karakter? Awalnya mungkin akan terasa menyenangkan. Awalnya kesamaan menciptakan kemudahan. Namun apakah kamu pernah menyadari akan ada lebih banyak pembelajaran diperoleh dari perbedaan?

Ketika kamu menghadapi hambatan dalam berhadapan dengan orang lain, pernahkah kamu berkata, “Ah, ini hanya soal perbedaan karakter. Aku hanya harus lebih mengerti”?

Keragaman karakter memang tidak selalu berujung baik (menurut versi kita). Kalau memang membuat kita akhirnya terpisahkan, ambil itu sebagai perbedaan jalan. Apapun hasil akhirnya, yang terpenting adalah apa saja yang sudah kita pelajari dari prosesnya, dengan tidak memaksakan agar keragaman yang ada menjadi sama.

Komunikasi, lebih saling mengerti dan bersyukur adalah cara menghadapi keragaman karakter. Pelangi akan terlihat kurang indah jika kehilangan salah satu warnanya. Ia akan terlihat sangat indah jika semua warna lengkap tertangkap oleh mata. Keragaman karakter dengan adikmu, kakakmu, sahabatmu, temanmu, orang tua mu, pacar mu, keragaman memiliki sesuatu untuk dirasakan, untuk dimengerti dan untuk dinikmati.


Mari teman, rayakan keragaman! ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s