We Can Do Better II – Kita Bisa Terus Berusaha Berbuat Untuk Sesama, Untuk Mereka yang Terkena Bencana


Pagi ini saya dengar di radio bahwa hujan abu vulkanik merapi sudah sampai Jogja. Tiba di kantor, saya katakan pada atasan saya bagaimana kalau kami menelfon kantor Biro Jogja untuk mengetahui keadaannya. Alhamdulillah karyawan dan wartawan kami di sana saat ini baik-baik saja. Biro Jawa Tengah juga masih bertugas.

Dari meja kerja, saya memandang keluar jendela. Hamparan gedung lah yang terlihat dari lantai 19 tempat kami bekerja. Namun yang terbayang di pelupuk mata saya adalah suasana di daerah bencana. Bagaimana makanannya.. Bagaiamana sanitasinya.. Bagaimana bertahan dengan listrik yang terbatas.. Padahal listrik menjadi salah satu fasilitas agar mereka tidak terisolasi. Supaya tetap bisa menginformasikan keadaan dan menyebarluaskan bantuan apa saja yang masih dibutuhkan.

Seorang teman menelfon kakaknya yang tinggal di daerah Sleman. Katanya mereka sekeluarga sedang di mobil, namun belum tahu mesti kemana. Mobil jalan merambat, katanya lagi. Debu tebal menyebabkan lalu lintas melambat.

“Dia orangnya kuat banget. Tapi tadi dia nangis.” Kata teman saya itu sambil mengusap mata yang mulai berkaca-kaca.

Jarak aman yang awalnya 10km melebar menjadi 15km, bahkan semalam dikabarkan telah menjadi 20km. Tekanan mental pasti sangat terasa. Takut. Kuatir. Bingung. Sedih. Semua bercampur. Akankah kita disini juga terus “bercampur” membantu dan mendoakan? Jawabannya harus iya, kawan.

Sementara kita di sini mengeluhkan kemacetan, di sana mereka bahkan sulit untuk makan. Di sini kita masih bisa ke mall beli baju, di sana mereka sibuk menghindari abu.

Saya sempat mohon bantuan informasi melalui twitter, mengenai posko yang siap menyalurkan bantuan pakaian. Beberapa teman langsung membalas terdapat drop point bantuan Merapi yang terletak di Jl. Cipete VIII no. 97, Cipete, Jakarta. Ternyata teman saya Nike juga berperan serta dalam drop point tersebut. Saya menelfon Nike dan mendapat keterangan lebih lanjut bahwa drop point tersebut juga menerima bantuan makanan jadi seperti biskuit. Bantuan-bantuan sebaiknya dikemas sejenis dalam satu dus.

Selesai menelfon Nike, tiba-tiba datang kabar baru di kantor. Katanya organisasi pecinta alam di kantor juga akan menghimpun bantuan. Oke, agak terlambat. Tapi ini lebih baik daripada tidak sama sekali?! Saya browsing lebih lanjut dan menemukan posko lain. Posko dari Nasution Family yang dibagi perwilayah di Jakarta sampai Bandung. Mereka juga bisa menjemput bantuan ke rumah.

Bagi yang ingin menyalurkan bantuan berupa uang tinggal pilih ingin lewat rekening mana, karena banyak rekening dibuka untuk menggalang bantuan dana. Salah satunya adalah 100 Hati Untuk Negeri oleh MRA Broadcast Media, dengan nomer rekening 217-3088.876 BCA cabang Kuningan atas nama PT Radio Antar Nusa Djaja.

Merapi belum berhenti beraksi. Mentawai dan Wasior juga masih butuh ‘Peduli’. Kita bisa berbuat sesuatu untuk yang membutuhkan di Indonesia yang kita cintai.

We can do better, people.

 

Gambar diambil dari sini dan sini

2 thoughts on “We Can Do Better II – Kita Bisa Terus Berusaha Berbuat Untuk Sesama, Untuk Mereka yang Terkena Bencana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s