Dulu, Sekarang, Bagaimana

Dulu.

Sebegitu cepatkah semuanya berubah.

Dulu.

Sekarang begitu sering kamu mengeluarkan kata itu.

 

Apakah yang dulu itu palsu?

Karena sekarang kamu begitu berbeda, tak lagi begitu.

Dan kata ‘dulu’ terus terulang keluar dari mulutmu.

 

Aku bertanya.

Tak ingin membiarkan kamu sendiri hadapi segala rasa.

Aku bertanya.

Karena aku sayang tiada tara.

Aku ingin kita bisa berbagi rasa. Apapun adanya.

Bagaimanapun keadaannya.

 

Karena aku ingin kita tetap bersama.

Masih sama. Seperti niat awalnya.

Ketika Tuhan mempertemukan kita.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s