Mencoret Rasa

Ada rasa yang harus dicoret.

Untuk dapat jadi lebih kuat.

Agar dapat lebih melindungi.

Supaya tidak terus menyakiti.


Ada rasa yang harus dikeluarkan dari hati.

Dicoret, dimatikan keberadaannya dari diri.

Bukan untuk diri ini.

Untuk yang dicintai.

Advertisements

Kamu Di Depan Mataku, Tapi Bukan Lagi Di Depan Hatiku

Gw cukup melihat loe dari jauh.
Dan loe pun ternyata saat ini nggak bisa menggerakkan gw untuk mendatangi loe.
Masih sama sih.
Keren.
Dari dulu kan loe emang keren.
Nggak cewek nggak cowok juga mengakui itu.

Kenapa gw nggak bergerak ke arah loe?
Atau memanggil loe saja, loe pasti akan mendengarnya.
Nggak.
Bukan soal takut. Apa yang harus gw takutkan?!
Mungkin kali ini bagian gw hanya untuk melihat loe. Cukup.
Lain waktu. Mungkin. Akan tiba waktu untuk kita bertatap muka meski mungkin tidak sengaja.

Gw cukup melihat loe dari jauh.
Ketika loe berdiri nggak jauh di depan mata gw.
Dan gw tidak berbuat apa-apa.
Karena loe sendiri yang memilih untuk tidak lagi berdiri di depan hati gw.