SUNGGUH

Aku cuma mau berbagi rasa.

Seperti yang biasa kita lakukan bersama.

Karena aku cuma ingin membaginya denganmu, dan bukan yang lain.

Rasa itu muncul tiba-tiba.

Rasa rindu… Ya, rasa itu..

Tapi tetap tidak bisa mengalahkan rasa tentang mu.

Aku ikhlas.

Tak lagi berusaha, ya mungkin memang ada faktor takut..

Tapi kini itu bukan lagi faktor terbesar.

Ikhlaslah yang terbesar.

Namun seperti yang pernah kamu katakan kepadaku,

Bahwa cuma perlu Tuhan yang tahu, kalau kamu memang belum bisa percaya ikhlas hadir di relungku.

Ikhlas

Apa ikhlas berarti tak boleh merindu?

Aku cuma mau berbagi rasa denganmu..

Sungguh..